Berita Ambon  – Untuk ketiga kalinya puluhan masyarakat Negeri Batu Merah bareng mahasiswa menempati area jalan Jenderal Sudirman Kecamatan Sirimau, mengerjakan aksi demo di kantor Wali Kota Ambon.

Massa pendemo yang berkumpul di area Batu Merah selama pukul 09.00 WIT mengerjakan long march mengarungi jalan belakang Soya mengarah ke ke Balai Kota Ambon dengan membawa puluhan poster dan spanduk yang intinya ialah menolak penggusuran pada tempat tanah lokasi tinggal mereka ketika ini.

Muthalib Ridwan Walla selaku koordinator aksi untuk DMS media group, menyatakan kedatangan mereka yang guna ketiga kalinya di Balai Kota dalam rangka mengucapkan tujuh poin pengakuan sikap mereka yang ditujukan untuk Wali Kota Ambon, Riuchard Lohenapessy.

Beberapa poin diantaranya yakni, mempertegas untuk pemerintah kota Ambon supaya tidak lagi mempersulit penduduk dalam mengurus IMB maupun izin usaha, meminta DPRD mempertanggungjawabkan kesepakatan antara pemerintah kota dengan DPRD kota Ambon pada tahun 2012 bahwa penggusuran yang dilaksanakan sebesar 11,5 meter dari AS ke jalan.

Dimana cocok kesepakatan pada tahun 2012 kemudian dan pertemuan bareng warga, anggota DPRD dan pun Sekretaris kota Ambon pada 11 Oktober 2018 kemudian di gedung DPRD kota Ambon.

Mereka mengancam andai tuntutan mereka tidak dipenuhi, maka mereka berencana akan mengerjakan aksi demo dalam jumlah massa yang jauh lebih banyak lagi.

Sementara tersebut Sekretaris Kota Ambon AG. Latuheru yang menerima puluhan pendemo di Balai kota Ambon, menuliskan seluruh isi tuntutan yang dikatakan akan diteruskan untuk Wali Kota yang ketika ini sedangkan berada diluar wilayah karena sedang menjalani tugas dinas.

Sehingga ia tidak memiliki kewenangan apapun untuk menyerahkan keputusan maupun berkomentar apapun berhubungan dengan tuntutan semua massa pendemo.

Terkait dengan urusan itu, maka ia meminta supaya para pendemo dapat menanti dalam sejumlah hari kedepan hingga sekembalinya Wali Kota ke tempat.

Kepada semua warga yang mengerjakan aksi demo, dirinya meminta setelah mengucapkan tuntutan mereka supaya dapat pulang ke tempat setiap dengan tertib.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *